-ZOE- Zone of Edutainment (Education and Entertainment)

ReviewReviewReviewReviewReviewJames Bond: Casino RoyaleNov 29, '06 3:46 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Para pemain:
- Daniel Craig
- Simon Abkarian
- Mads Mikkelsen
- Caterina Murino
- Eva Green

Sutradara : Martin Campbell

Durasi : + 150 menit


Untuk para fans beratnya James Bond dan gak pernah melewatkan menyaksikan aksi James Bond mungkin akan terkejut bila menonton film James Bond yang baru, Casino Royale. Bagaimana tidak? Sosok James Bond yang biasa kita lihat, berubah total!

James Bond yang biasanya digambarkan sebagai sosok yang charming, flamboyan, macho, cerdik serta memiliki selera humor yang tinggi plus ‘gila’ teknologi tiba-tiba berubah menjadi pria tanpa senyum dan tak berperasaan yang menghabisi musuh-musuhnya dengan kejam layaknya seorang pembunuh berdarah dingin. Untuk pertama kalinya juga di film ini, seorang James Bond mendapat tugas dengan license to kill-nya.

Oleh Martin Campbell, sang sutradara, sosok James Bond yang ‘dingin’ dan kejam dimunculkan dari awal film. Bond yang mendapat tugas untuk ‘mengejar’ seorang bankir, Le Chiffre (Mads Mikkelsen) yang dipercaya para teroris untuk menyimpan uang mereka dan diduga mendanai teroris, di awal film sedang berada di Madagaskar untuk menemukan nara sumber yang dapat memberinya sebuah kata kunci yang dapat membawa Bond ke Bahamas. Untuk mendapatkan kata kunci tersebut, Bond tidak hanya membunuh tapi ia juga meledakkan kedutaan Madagaskar tempat si nara sumber bersembunyi.

Di Bahamas, ia berhadapan dengan gembong teroris, Dimitrios (Simon Abkarian) yang merupakan kaki tangan dari Le Chiffre. Dimitrios berencana mengebom prototype pesawat baru. Namun, Bond berhasil mengagalkan peledakan itu karena informasi yang didapat dari Solange (Caterina Murino), istri Dimitrios yang dikencani oleh Bond. Sayangnya, Solange mati dibunuh.

Setelah urusan di Bahamas selesai, Bond diutus MI6 untuk ke Montenegro. Bond di diikutsertakan dalam permainan judi poker di Casino Royale karena Le Chiffree berupaya menggandakan uangnya lewat berjudi. MI6 berharap Bond bisa mengalahkan Chiffre sehingga Chifree bersedia bekerjasama dengan MI6 untuk memberikan informasi para teroris yang menjadi klien Chifree.

Bond yang dianggap memiliki kecanggihan otak untuk menand dalam permainan poker yang menegangkan ternyata harus bersusah payah mengalahkan Chiffre. Tekanan tidak hanya dari permainan poker yang ‘menguras’ otak tapi juga dari Vesper Lynd (Eva Green). Vesper, seorang akuntan dari Departemen Keuangan Inggris yang bertugas mengawasi Bond menggunakan uang milik pemerintah yang digunakannya untuk berjudi.

Di tengah tugas, untuk pertama kalinya, Bond jatuh cinta sungguhan pada Vesper, tanpa pernah menyadari bahwa Vesper adalah orang suruhan Le Chiffre. Pria yang lekat dengan peralatan gadget canggih dan mobil keren pun bisa juga rapuh ketika menghadapi pengkhiatanatan dari orang yang dicintainya.

Berhasilkah Bond menang mengalahkan Chifree di meja judi serta mengalahkan musuh yang membuat Bond tadinya berniat mundur menjadi agen 007?


----------

Daniel Craig adalah seorang James Bond baru dan digambarkan menjadi Bond di era modern. Seorang commander, bekas perwira angkatan laut yang baru saja mendapat lisensi membunuhnya dan mengalami konflik emosi.

Aksi laga Craig sebagai Bond boleh lah mendapat acungan jempol. Sosoknya yang kekar terlihat gesit saat berlompatan di ketinggian dan ketampanannya yang ‘dingin’ dan tidak halus lebih maskulin ketika melakukan aksi bunuh lawan-lawan Bond.

Di 'Casino Royale' Bond memang lebih maskulin. Ini bisa dilihat dari Bond yang rela penampilan fisiknya hancur lebih penuh debu dan berlumuran darah. Tapi sayangnya kejatanannya tersebut tak diimbangi dengan sifat flamboyan yang memang seharusnya melekat di diri seorang James Bond. Bahkan rasanya, film ini seperti kurang mengeluarkan mimpi-mimpinya seperti penggunaan alat-alat teknologi yang super duper canggih yang biasanya selalu ada di film-film James Bond lainnya.

Tapi secara keseluruhan, film ini sangat layak dan tetap mengasyikan untuk dinikmati, karena menampilkan sisi lain dari seorang James Bond.

Daniel Craig adalah lulusan London Guidhall School of Music & drama yang besar di lingkungan teater. Film-film yang pernah dibintanginya adalah Munich, Road to Perdition, Sylvia dan Layer Cake.(etp)


ReviewReviewReviewReviewWorld Trade CenterNov 16, '06 11:00 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Kids & Family
Para pemain:
- Nicolas Cage
- Michael Pena
- Maggie Gyllenhaal
- Maria Bello
- Stephen Dorff
- Jay Hernandez
- Michael Shannon

Sutradara :
- Oliver Stone

Website :
- http://WTCmovie.com

Durasi :
- 136 menit


Film ini diangkat dari kisah nyata tragedi insiden pemboman gedung kembar WTC oleh teroris pada tanggal 11 September di New York, Amerika Serikat. Film ini mengisahkan seorang Polisi Penyelamat Senior Jhon McLoughlin (Nicolas Cage) dan William Jimeno (Michael Pena) yang telah mengabdi selama 13 thn dalam lembaga Port Authority Police Department, melakukan tugas mulia dalam menyelamatkan para kordan insiden pemboman gedung kembar WTC di New York, Amerika Serikat.

Jhon bersama tim nya dengan gagah berani masuk dalam gedung WTC yang hancur tersebut, untuk mencari dan mengevakuasi para korban yang masih bisa diselamatkan, mereka tidak menyadari bahwa sewaktu-waktu gedung itu dapat hancur berantakan sejajar dengan tanah.
Apalagi setelah beberapa saat di dalam gedung WTC tersebut, satu lagi pesawat menabrak menara kedua sehingga pencakar langit itu runtuh. Jhon bersama para tim segera berlari mencari tempat perlindungan walau sepertinya usaha mereka untuk mencari tempat perlindungan sia-sia. John dan Will pun tertimpa puing, tersiram debu, luka parah kehausan, dan kepanasan karena sebagian bangunan terbakar, mereka saling memberi semangat untuk bertahan hidup.

Berhasilkah Jhon dan timnya menyelamatkan diri dari kehancuran yang dahsyat tersebut.?


-----------

Film arahan sutradara Oliver Stone ini diangkat dari kisah nyata dan menyorot tragedi yang telah mengubah wajah dunia ini dari sudut berbeda. Anda tidak akan pernah menyesal menontonnya, karena ada banyak adegan di film ini yang akan membuat Anda tergetar dan haru. Banyak nilai kemanusiaan yang bisa diambil dari film ini. Film ini juga mengajarkan agar kita selalu menghargai setiap detik dalam hidup kita dan untuk tidak lupa selalu mengucapkan syukur kepada-NYA. Sebuah film keluaga yang benar-benar apik.

Oliver Stone adalah sutradara kelas dunia yang telah mengeluarkan banyak film-film yang cukup berkualitas diantaranya Platoon, Heaven & Earth, dan JFK (etp).





ReviewReviewReviewReviewReviewRed Leaves: Tale of Murder and SuicidesNov 15, '06 7:25 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Mystery & Thrillers
Author:Thomas H. Cook
Diawali dengan kisah Eric Moore yang merasa telah berhasil meraih kehidupan yang jauh lebih baik daripada apa yang dicapai ayahnya. Bukan suatu kehidupan yang bisa dikatakan hebat memang, tapi paling tidak kehidupannya bersama Meredith istrinya dan Keith anaknya berjalan dengan baik.

Ketika hidup terasa begitu sempurna, ada saja sesuatu yang mengacaukan segalanya. Di mulai dengan berita hilangnya gadis cilik anak tetangga, Amy Giordano. Kejadian itu menyeret keluarga Eric dalam masalah, karena anaknya ,Keith-lah yang diminta menjaga Amy selama suami-istri Giordano pergi keluar. Keith pun menjadi salah seorang yang dicurigai. Tak sedikit pun Eric menyangka, menghilangnya gadis cilik itu cuma awal dari rentetan malapetaka yang akan menimpanya. Malapetaka yang merenggut orang-orang yang ia cintai, satu demi satu....

Keith yang pendiam dan tertutup menyangkal dengan keras semua tuduhan yang ditujukan kepadanya apalagi tidak ada bukti-bukti yang kuat untuk bisa menjadikan Keith sebagai tersangka. Tapi tidak ada orang lain selain Keith yang bisa dituduh dan semua orang juga telah terlanjur mencurigai Keith dan percaya bahwa Keith seorang penculik, atau pemerkosa anak-anak di bawah umur (pedofilia) bahkan pembunuh.

Sejujurnya, Eric angat ingin mempercayai semua keterangan dan kesaksian Keith namun karena mendapat tekanan dari luar ditambah hubungan komunikasi antara Eric dan Keith yang kurang baik membuat Erics sedikit demi sedikit kehilangan kepercayaan. Eric tidak hanya curiga kepada Eric, tapi juga kepada istrinya.

Mampukah Eric menjaga agar keluarganya tetap utuh dalam menghadapi badai dahsyat yang menerjang mereka ini? Benarkah putranya seorang penculik dan pembunuh? Benarkah remaja lima belas tahun itu mengidap paedofilia?

Akhirnya sungguh tak disangka-sangka; mengejutkan sekaligus amat mengena.

Note: Jangan pernah membaca ringkasan cerita di sampul belakang novel versi Indonesianya. Ringkasan tersebut walaupun hanya beberapa kalimat bisa merusak puzzle-puzzle dan misteri yang akan diungkap.

*****

Red Leaves" karya Thomas H. Cook. Versi originalnya terbit tahun 2005, versi Indonesia-nya diterjemahkan oleh Dastan Books Juli 2006 dalam 420 halaman .

Thomas H. Cook adalah penulis kelas dunia yang kerap meraih berbagai penghargaan seperti Edgar Allan Poe Award dan Barry Gardner Award untuk berbagai kategori. Salah satu novelnya yang berjudul The Chatham School Affair memenangkan Edgar Award untuk kategori Novel Terbaik. (etp)



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help
Template design Copyright © 2005 Jeff Miller